[Workshop] Pengembangan Repositori Institusi Perguruan Tinggi – Batch III

Sebagai penyedia layanan, perpustakaan dituntut untuk memiliki wadah khusus yang dapat digunakan untuk mempermudah proses pencarian informasi dengan tepat, cepat dan lengkap. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan melakukan preservasi terhadap lokal konten intelektual yang dihasilkan oleh sivitas akademika atau yang disebut sebagai repositori institusi. Repositori institusi selain berfungsi sebagai penyimpanan dan pelestarian juga digunakan untuk keperluan Pengajuan Angka Kredit dosen (PAK) sesuai dengan Surat Edaran DIKTI No. 1864/E4/2015 tanggal 15 Oktober 2015 perihal PAK Dosen.

Untuk mengenali dan mengetahui seluk- beluk dari repositori institusi sebagai salah satu opsi untuk meningkatkan layanan yang ada di perpustakaan, FPPTI Jawa Timur bekerjasama dengan KOPERTIS Wilayah VII mengadakan program pengenalan dan konfigurasi repositori institusi kepada pustakawan khususnya dan universitas umumnya sebagai jawaban atas tantangan tersebut.

(more…)

Read More

[Seminar & Workshop Nasional] Optimalisasi Pengelolaan Hasil Kekayaan Intelektual di Perguruan Tinggi dalam Mendukung Kualitas Publikasi Karya Ilmiah

Hak Kekayaan intelektual di perguruan tinggi sangat beragam. Produk yang dihasilkan bisa berupa karya cetak seperti buku, jurnal, prosiding, majalah, buletin, makalah, poster dsb. Sementara di bidang penelitian, bisa berupa produk barang/alat, teknologi robotik, teknologi pangan, Bioteknologi, software, hardware, alat pembelajaran, dsb. Beberapa produk hasil kekayaan intelektual di perguruan tinggi ini diantaranya berpotensi memiliki hak paten.

Dengan adanya kewajiban serah karya deposit di Perpustakaan, Perpustakaan secara langsung menjalankan fungsi deposit untuk melindungi hak pemilik maupun penerbit serta juga menjalankan  fungsi publikasi dalam hal melakukan diseminasi/penyebaran produk kekayaan intelektual Civitas akademika.

Dalam rangka memperingati Dies Natalis Universitas Jember yang ke-53, Perpustakaan Universitas Jember mengundang Bapak/Ibu Pustakawan atau Pengelola Perpustakaan dari perguruan tinggi, untuk hadir mengikuti Seminar Nasional, Workshop dan Library Tour.

(more…)

Read More

[Seminar Nasional] Menuju Perpustakaan Ramah Disabilitas Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016

Perpustakaan sebagai public space merupakan fasilitas pendidikan yang sangat penting. Oleh karena itu maka aksesibilitas pada perpustakaan harus diperhatikan, baik dari sisi aksesibilitas fisik maupun aksesibilitas terhadap resources perpustakaan. Seminar ini nantinya akan menjelaskan juga kegiatan “best practice” berjudul “Improving Accessibility of All Users in Petra Christian University Library” (Peningkatan Aksesibilitas Semua Pengguna di Perpustakaan Universitas Kristen Petra) dengan sponsor UBCHEA.

Pada kesempatan ini Perpustakaan Universitas Kristen Petra mengundang lbu/Bapak anggota Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi (FPPTI) Jawa Timur untuk hadir pada seminar tersebut.

(more…)

Read More

[Seminar] Penguatan Kompetensi Pustakawan dalam Peningkatan Visibilitas Perguruan Tinggi

Perkembangan perpustakaan sebagai pusat informasi dan ilmu pengetahuan tidak dapat dipisahkan dari peran pustakawan serta kompetensinya sebagai pengelola perpustakaan. Keberadaan kinerja pustakawan di dalam suatu perpustakaan memegang peranan yang penting. Tenaga kerja memiliki potensi yang besar untuk menjalankan aktivitas perpustakaan. Potensi setiap sumberdaya manusia yang ada dalam perpustakaan harus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga mampu memberikan hasil yang maksimal.

Kompetensi sendiri bertujuan untuk memelihara semangat kerja dan moral sebagai seorang pustakawan serta menjaga keteraturan dalam bekerja sehingga dapat menghindari kemungkinan terjadinya penyimpangan pada waktu bekerja. Perlu adanya standar kompetensi pustakawan sehingga pustakawan dapat mengikuti aturan-aturan yang berlaku di dalam organisasi yang ada didalam perpustakaan. Kompetensi pustakawan sangatlah penting didalam bekerja dan hal ini dapat dimulai dari institusi yang menaungi sebagai bentuk loyalitas pustakawan kepada lembaga. Pustakawan harus berkompetisi menjadi yang terbaik didalam melayani pengguna perpustakaan, karena berawal dari kompetensi, dan saling berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dalam melayani pengguna perpustakaan prestasi kerja akan meningkat sebagai seorang pustakawan.

(more…)

Read More