Seminar Nasional & Library Camp

 

 

 

DSC01350

 

Seminar Nasional & Library Camp :

Membangun Karakter dan Mentalitas Pustakawan Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesi

 

Menjadi pustakawan bukanlah profesi kelas 2 (dua) karena profesi ini terikat oleh etika-etika yang tertuang dalam organisasi kepustakawanan. Sikap mental yang perlu mendapat perhatian ini kadang justru berasal dari diri kita sendiri, di mana sebagai pustakawan belum memahami benar bagaimana bersikap dan bertindak sebagai pustakawan yang professional. Sikap minder, kurang percaya diri, masa bodoh, apatis dan sebagainya memicu attitude kita ke arah yang tidak bernilai. Pada akhirnya profesi pustakawan tetap saja sebatas tenaga administrasi pelengkap.

Sementara itu, tugas dan fungsi pustakawan semakin kompleks. Pustakawan tidak saja dituntut mempunyai kompetensi teknis, tetapi juga sudah masuk ke dalam ranah managerial dan profesi fungsional. Kebijakan pustakawan juga sangat menentukan arah perpustakaan selanjutnya di mana di setiap perguruan tinggi, peran perpustakaan menjadi vital ketika ia sangat menentukan hasil akreditasi.

Dalam rangka Lustrum ke-6 STIKOM Surabaya, Perpustakaan STIKOM Surabaya bekerjasama dengan FPPTI-Jatim (Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Jawa Timur) akan mengadakan Seminar dan Library Camp  yang akan diselenggarakan pada :

 

Hari/Tanggal : Selasa, 14 Mei 2013
Tempat : Gedung Serbaguna STIKOM Surabaya
Waktu : 08.00 s/d selesai
Kegiatan library camp akan dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Selasa – Rabu, 14 s/d 15 Mei 2013
Tempat : Sasana Krida  – Trawas – Mojokerto
Waktu : Selasa, 14 Mei 2013 pkl 14.00 WIB s/d
Rabu, 15 Mei 2013 pkl. 12.00 WI

 

Download Materi Seminar dan Library Camp

 


(more…)

Read More

Seminar Open Access

Seminar Open Access

 

 

Open access movement adalah sebuah gerakan internasional yang bertujuan untuk memastikan bahwa hasil penelitian ilmiah yang dibiayai dengan dana publik, dapat diakses ke seluruh dunia melalui Internet, tanpa hambatan atau larangan. Gerakan Open Access makin berkembang dengan munculnya Penerbit Open Access.

 Yang menarik, berbagai komunitas pendidikan tinggi, terutama universitas besar dan terkenal di dunia memberikan respon yang bagus dengan menerapkan Open Access Mandates, yang mewajibkan penulis yang berafiliasi dengan mereka untuk menerbitkan karya mereka hanya di Penerbit Open Access, bukan di penerbit komersial, sehingga meningkatkan akses dan kutipan terhadap karya tersebut.

 

Namun di tengah-tengah semua perkembangan yang menggembirakan di bidang Open Access dan Penerbitan Ilmiah ini, beberapa pihak juga telah menyuarakan keprihatinan bahwa suatu perubahan yang tiba-tiba & radikal dalam infrastruktur penerbitan ilmiah akan merugikan masyarakat pendidikan tinggi itu sendiri.

 

Pustakawan dan akademisi di lembaga pendidikan tinggi perlu mengerti dan mengikuti perkembangan terbaru terkait isu-isu ini. Mereka perlu terus diperbarui dengan wacana dan praktik dari Open Access, Repositori, dan Penerbitan Ilmiah, serta bagaimana isu-isu ini akan mempengaruhi perpustakaan akademik dan bagaimana mereka melayani masyarakat pengguna mereka.

 

Perpustakaan UK Petra bekerjasama dengan Goethe Institute dan FPPTI Jawa Timur telah menyelenggarakan Seminar Nasional “Open Access: The Future of Repositories and Scholarly Publishing” pada:

Hari/Tanggal : Senin, 28 Januari 2013

Waktu         : 13.00 s.d. 16.30 WIB

Tempat       : Ruang AV T-503, Gedung T lantai 5 Universitas Kristen Petra

                   Jl.  Siwalankerto 121-131 Surabaya

Adapun narasumber dalam seminar tersebut adalah:

–               Urs Schoepflin 

Director of Research Library Max Planck Institute for the History  

of Science (Berlin, Germany)

–               Putu Laxman Pendit, Ph.D. 

dosen dan peneliti di Royal Melbourne Information Technology  

(RMIT), Melbourne, Australia.

 

 


 

Read More